Senin, 12 November 2012
Harta Karun
Menemukan Harta Karun...
Yeesss....disaat mata tidak terpejam, walau jam di mobile phone sudah menunjukan pukul 00.30. okelah, harus mencapekan diri baru bisa terlelap. Besok kerja ciing..
Mulai lah dengan melipat jilbab yg menumpuk dimeja imut nan nyempil diantara lemari. Selesai sudah urusan dengan jilbab-jilbab itu, gantian beresin meja-nya (ketutup jilbab berantakan bener ternyata..) sudah rapih juga nih meja...Tapi mata ga mau juga nutup, masih seger.
akhirnya iseng buka-buka lemari dan nemuin tumpukan kardus sepatu. Pikir gue, oke banget ini kardus masuk kedalam lemari. Dan terkejutlah gue melihat isinya...Itu Harta Karun yang tidak bisa digantikan dengan apapun di dunia.
itu adalah tumpukan kertas-kertas yang luar biasa mempunyai makna...
ada kertas berisi surat cinta dari junior di sekolah jaman masih berseragam sumbangsih dulu...iiihhh terkenal bener sih kakak yang satu ini. Padahal itu surat cinta dari junior yg gue jadi mentor dikelas-nya, jelas aja option kakak cewek-nnya cuman gue !!
Terus ada lagi kumpulan curhatan temen-temen di File gue, ada curhatnya Vanya ttg Cinta-nya (masih jadian loh doi sama Adit). Ninidh, trus Rere, gambar-gambarnya bowo, teks lagu yang menemani gue, vini dan satu meja didepan, samping kanan-kiri yang ikut mendengar suara indah gue, selama jam-jam pelajaran yang membosankan.
Ada lagi surat pertama yang gue terima, yaitu dari Faradhita Krisnanda, dia junior gue di SD deket banget gue sama dia...jadi inget jaman-jaman SD gue kelas 5 SD dia baru kelas 1 SD. Apakabar kamu Ditha ???
Trus foto-foto yang berisi moment yang berhenti dan tak terlupakan. Ada puncak Borobudur, dimana itu kenangan terindah bersama dia *tiba-tibaMeloow , Foto OSIS Sumbangsih.
Trus design baju-baju gue...ha ha ha punya size XL gini-gini pernah punya cita-cita jadi tukang jahit dan punya badan kece looh.
Surat izin dari kampus Salemba 24,ini surat tugas yang luar biasa penuh cerita. surat ditunjukan ke PTPN 8, demi mendapatkan izin untuk mengambil cerita mengenai Pak Wi, seorang mandor perkebunan teh.
dan yang terakhir, foto kedua hewan peliharan gue yg udah tewas. Sadis mereka tewas-nya si Chita (kucing hutan) ga mau makan selama seminggu sampai akhirnya tewas, "Chitaa...ente makannya sayap ayam. Mahal cong..pake mati lagi lu !!"
trus si Bima (Chondro Phyton)si ijo ngelingker-ngelingker yang sebenarnya punya kakak gue tp demen gue mainin. Nah, dia tewas nya lebih ajaib lagi. pas lagi sakit karna doi punya kuman dikulitnya a.k.a cacingan (uler, cacingan...baru dengerkan!!) trus terjadilah kehebohan di rumah (bongkaran) yang akhirnya mengakibatkan si Bima terlantar sampai akhirnya sudah ditemukan tidak bernyawa. Sadiss yaa, kematian kedua hewan ini.. Love you Chita dan Bima.
Itulah harta-harta yang tersembunyi di dalam kotak sepatu di Lemari baju gue. Penuh kenangan yang menitikan air mata, menyimpulkan sebuah senyuman, dan mereply kenangan-kenangan indah dalam setiap kertas-nya.
Sesuatu yang tidak dapat di ulang, sesuatu yang hanya sekali tuhan berikan. Sesuatu yang sangat berharga tercoreh dalam sebuah kertas
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar