Rabu, 22 Juni 2011

I am Falling in Love...

yessss... i fell in love.

Love for something sure...felt like i found something precious more than anything.
its more than a roses
its more than a chocolate
its give me more than just laugh, sadness, happiness..
love gives me a chance.

Chance to loving
Chance to be care
thats no one man can gives it to me...
just my love who can do it to me.

yes, i do i fall in love
love at first sight...when i saw...i see from their eyes, theres something new and fresh come into my life...

Yeah, I Do
i do Love anything about SPecial Olympics Indonesia.
volunteer, parents, and the most is the Athlete's

__Well...here they are my stories___
(ini bukan yg pertama tapi mau gue cerita dari sisi yg lain aja,,,dari pada ga nulis mulu...)

pagi itu, tahun 2009 (entah tanggal berapa, yg jelas sabtu pagi)gue, norma, erick, dimas n bayu. menuju rawamangun untuk melihat atlet-atlet hebat berlatih. sampainya disana bukanlah..atlet-atlet yang bisa berlari sangat kencang, melompat tinggi, menyeimbangkan gerak mereka. yeah..mereka adalah atlet-atlet berbakat yang tuhan ciptakan di antara atlet-atlet bertalenta. dan bukan hanya kagum yang keluar dipikiran, tapi juga tawa dan cinta. melihat mereka berbincang, melihat interaksi antara pelatih, melihat cinta dalam tatapan orangtua, dan melihat cinta yang terpancar di setiap gerak semua orang yang berada disana.
yah..i am falling in love with them.


other storie, dimana gue mulai untuk mengambil gambar. susahnya menyesuaikan waktu (sebenarnya "pagi" adalah masalah kami), dan itu juga telah berlalu. yang penting gue telah memulai perjalanan cinta gue pagi itu.
pagi yang buat gue adalah hal yang sulit lepas dari bantal dan guling, sulit untuk membuka mata. akhirnya bisa gue jalani dengan baik-baik saja hingga saat ini.

dan tidak berhenti sampai cinta gue sama pagi dan atlet. Gue melihat pancaran mendidik (klo gue bilang sayang) dari seorang guru yang mendidik dengan adapt dan adopt !!! (hehehe..yg udin nonton "KEMBAR SEDUNIA" pasti tau dari siapa kata ini keluar) dari adapt dan adopt gue belajar bagaimana beradaptasi dengan lingkungan cinta gue yang baru ini dan dengan belajar mengadopsi setiap detik yang gue punya disini, sampai akhirnya gue bisa belajar bagaimana tulus itu ada. berkat bapak, saya mengerti manusia tidak ada yang bodoh, mereka hanya butuh untuk belajar beradaptasi dan mengadopsi segala nilai yang ada.

dan dari satu hal yang juga sangat penting, yaitu sukarelawan yang ada di cinta ini (bahasa kerenya volunteer)...disini gue belajar satu hal...pendalaman dari tulus yang gue dapet dari adapt dan adopt...tulus untuk membantu dan meluangkan waktu yang gue punya untuk mencitrakan pada mereka bahwa yess...we love and we care off u guys !!! and i always say that
we are volunteer
we care each other
we love the athlete
and the most important thing is WE DO WE LOVE IT.


and the most is...FAMILY...yes..yes..yes...i learn best thing from this one. keteguhan hati...klo ga ada yang namanya keteguhan hati ga akan ada yang namanya kesempatan. keteguhan hati setiap keluarga membuka satu kesempatan berharga bagi setiap manusia (tidak terkecuali) untuk mencoba meraih dan mencoba. itu yang gue pelajari dari para orang tua yang walau terkadang mereka terlihat memaksakan kehendak, namun dengan keteguhan hati itulah yang akhirnya membiaskan pandangan memaksa yang pernah tersirat.

and Least but not last...
satu hal yang buat gue pasti...dalam hidup ini yang paling menjadikan diri gue adalah orang-orang disekitar. tanpa adanya mereka ga akan ada yang namanya pengalaman, ga ada pengalaman ga akan ada yang namanya pembelajaran.

XOXO...